
Saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama. Nggak heran, banyak orang penasaran, sebenarnya apakah boleh olahraga saat puasa dan bagaimana pengaruhnya terhadap kondisi tubuh.
Apalagi, aktivitas fisik sering dianggap dapat menguras energi lebih cepat saat berpuasa. Kondisi ini membuat sebagian orang memilih mengurangi aktivitas olahraga karena khawatir tubuh menjadi lemas.
Padahal, dengan cara dan waktu yang tepat, olahraga tetap bisa dilakukan untuk menjaga kebugaran selama berpuasa. Yuk, simak panduan olahraga yang tepat berikut ini!
BACA JUGA: Macam-Macam Ibadah Puasa yang Termasuk Wajib
Apakah Boleh Berolahraga saat Puasa? Cek Penjelasannya
Apakah boleh olahraga saat puasa? Jawabannya tentu saja boleh. Bahkan, aktivitas fisik di bulan Ramadan memiliki segudang manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
Berdasarkan penelitian dalam Open Access Journal Of Sports Medicine (2020), berolahraga dalam kondisi puasa ternyata sangat efektif dalam meningkatkan pembakaran lemak dan mendukung penurunan berat badan.
Hal ini terjadi karena saat kamu tidak mendapatkan asupan makanan atau minuman sebelum berolahraga, tubuh akan dipaksa menggunakan cadangan energi dan lemak yang tersimpan sebagai bahan bakar utama.
Jadi, kamu tidak perlu khawatir berolahraga saat puasa. Justru, ini bisa menjadi momen emas untuk mendapatkan berat badan ideal sekaligus menjaga kesehatan jantung.
Tips Olahraga Saat Puasa agar Tetap Sehat dan Bertenaga
Nah, walaupun berolahraga saat puasa tergolong aman, kamu tetap perlu memperhatikan beberapa hal agar tubuh tidak mudah lelah dan tetap bertenaga. Berikut beberapa tips olahraga saat puasa yang bisa kamu terapkan.
1. Pilih Jenis Olahraga yang Tepat
Hindari olahraga berat seperti angkat beban atau lari maraton yang dapat menguras banyak energi. Sebagai gantinya, pilih olahraga dengan intensitas ringan, namun tetap mampu menjaga aktivitas fisik tubuh.
Kamu bisa mencoba beberapa aktivitas seperti jalan santai, yoga, stretching, bersepeda santai, atau senam yang tetap efektif menjaga kebugaran tubuh selama berpuasa.
2. Penuhi Kebutuhan Nutrisi
Saat sahur dan berbuka, pastikan kamu mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Kamu perlu mengonsumsi karbohidrat kompleks untuk menjaga energi lebih tahan lama dan protein yang membantu mempercepat pemulihan otot setelah beraktivitas.
Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah yang kaya vitamin, mineral, serta serat agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
3. Perbanyak Minum Air Putih
Selain nutrisi, kamu juga perlu menjaga hidrasi agar tubuh tidak cepat lemas saat berpuasa. Kamu bisa menerapkan pola minum 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas sepanjang malam, dan 2 gelas saat sahur.
Dengan kebutuhan cairan yang tercukupi, tubuh akan tetap terhidrasi dan suhu tubuh lebih stabil meski kamu berolahraga di sore hari.
4. Tentukan Waktu yang Tepat
Kamu juga perlu memilih waktu olahraga yang tepat agar tubuh tidak mudah lelah dan tetap nyaman saat berpuasa. Berikut tiga waktu yang umumnya paling aman untuk berolahraga.
- Sore hari sebelum berbuka: Pada waktu sore, kamu bisa berolahraga sekitar 30-60 menit sambil ngabuburit. Setelah selesai, kamu bisa langsung mengganti energi dan cairan tubuh saat berbuka.
- Setelah berbuka puasa: Di waktu ini, energi tubuh sudah kembali terisi dari makanan dan minuman saat berbuka. Kamu pun bisa melakukan olahraga dengan intensitas yang sedikit lebih tinggi dibandingkan sebelum berbuka.
- Setelah sahur: Pada waktu ini, energi tubuh masih cukup dan cuaca biasanya belum terlalu panas. Namun, pastikan olahraga yang dilakukan tetap ringan karena tubuh harus bertahan hingga waktu berbuka puasa.
5. Penuhi Kebutuhan Istirahat
Kualitas istirahat sangat memengaruhi performa fisik tubuh. Pastikan kamu mendapatkan waktu tidur yang cukup, idealnya sekitar 7-9 jam per hari untuk orang dewasa, agar tubuh tetap bertenaga saat beraktivitas.
Jika waktu tidur malam berkurang karena sahur, kamu bisa menyiasatinya dengan tidur lebih awal atau menambahkan power nap sekitar 20–30 menit di siang hari.
6. Perhatikan Tanda-tanda Dehidrasi
Kamu perlu peka terhadap sinyal yang diberikan tubuh saat berolahraga di waktu puasa. Jika kamu mulai merasakan pusing berlebihan, mata berkunang-kunang, mulut terasa sangat kering, atau mual, sebaiknya segera hentikan aktivitas olahraga.
Jangan memaksakan diri jika kondisi fisik sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan atau dehidrasi agar kesehatan tetap terjaga.
BACA JUGA: Ini 9 Daftar Amalan Bulan Ramadhan yang Tidak Boleh Terlewat!
Puasa Bukan Hambatan, Tetap Produktif dengan Internet AXIS Super Cepat!
Itulah dia penjelasan dan tips olahraga saat puasa agar kamu tetap sehat dan bugar. Intinya, pastikan kamu selalu mendengarkan alarm tubuh sendiri dan jangan pernah memaksakan diri secara berlebihan agar ibadah tetap lancar.
Nah, sambil menunggu waktu ngabuburit atau sekadar beristirahat sehabis olahraga, paket internet Paket BRONET AXIS siap banget buat menemani momen santaimu.
Paket ini menyediakan berbagai pilihan kuota utama 24 jam dengan masa aktif harian, mingguan, hingga bulanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.
Yuk, segera beli dan aktifkan paket favoritmu sekarang juga atau beli kuotanya via aplikasi AXISNET!
PAKET YANG COCOK BUAT KAMU
ARTIKEL LAINNYA











