Blog

Share

Cara Daftar Kartu Perdana

08 August 2020

Punya Nomor AXIS Baru? Ini Cara Daftar Kartu Perdana

Share

Kebutuhan akan smartphone saat ini memang sudah tak terelakkan lagi. Untuk menggunakan layanan smartphonemu, tentunya kamu butuh mendaftarkan kartu seluler perdana yang sedang kamu gunakan. Tiap provider punya kebijakan daftar kartu perdana yang berbeda-beda. Tapi AXIS adalah provider seluler paling hits di Indonesia yang punya kebijakan praktis sehingga memudahkanmu untuk daftar kartu perdana AXIS. Beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum registrasi kartu perdana AXIS adalah, kamu cuma bisa melakukan registrasi dengan nomor NIK yang sama sebanyak 3 kali. Hal ini dilakukan untuk mengikuti peraturan pemerintah pusat yang terbaru dalam mencegah penyalahgunaan nomor seluler. Supaya lebih jelas, simak langkah registrasi mudah kartu AXIS di bawah ini, yuk.

Pendaftaran Kartu Perdana AXIS untuk Pelanggan Baru

Buat kamu yang baru pertama kali ini pakai kartu perdana AXIS, tentunya kamu termasuk ke dalam golongan pelanggan baru. Buat pelanggan baru, ada 2 langkah sederhana untuk daftar kartu perdana. Yaitu:

1. Pendaftaran Kartu Perdana Secara Manual

Salah satu cara daftar kartu perdana AXIS yang paling simple dan banyak dipakai adalah secara manual. Cara ini bisa kamu lakukan saat kamu mengaktifkan nomor perdana tersebut secara pertama kali. Nantinya akan muncul jendela pop up yang meminta kamu buat melakukan registrasi kartu. Tekan opsi “OK” untuk menutup jendela tersebut. Next, kamu cuma perlu mengisi formulir yang tersedia dengan nomor NIK dan nomor KK. Pastikan nomor yang dimasukkan sudah benar dan sesuai dengan guideline yang diberikan. Setelah tekan tombol “OK”, lakukan restart pada smartphone. Setelah smartphone menyala pasca registrasi, kamu bisa menikmati berbagai macam akses layanan yang ditawarkan oleh AXIS. Gampang banget, kan?

2. Pendaftaran Kartu Perdana Melalui Layanan SMS

Selain pakai cara pertama, kamu juga bisa melakukan registrasi lewat layanan SMS. Langkah-langkah daftar kartu perdana ini pun gampang banget, lho. Kamu cuma perlu mengetikkan SMS dengan format DAFTAR#NIK#NOMOR KARTU KELUARGA dan kirim pesan tersebut ke nomor 4444. Nantinya SMS balasan dari nomor tersebut bakal muncul dengan instruksi yang perlu kamu ikuti buat menyelesaikan proses registrasi. Setelah proses pendaftaran kartu perdana selesai, pilih opsi restart di smartphone untuk mulai memanfaatkan berbagai macam layanan AXIS.

Pendaftaran Kartu Perdana Melalui SMS untuk Pelanggan Lama

Buat kamu yang sebelumnya pakai kartu AXIS dan memutuskan untuk ganti nomor di provider yang sama, maka cara daftar kartu perdana yang perlu kamu terapkan sedikit beda dari pelanggan baru. Untuk melakukan registrasi nomor perdana, kamu bisa pakai layanan SMS. Kirimkan pesan SMS ke nomor 4444 dengan format: ULANG#NIK (berjumlah 16 digit)#NOMOR KARTU KELUARGA. Kalau misalnya kamu baru aja mengganti nomor KK, maka langkah di atas ini juga bisa kamu gunakan. Simple banget, ya?
Ini Alasan Harus Daftar Kartu Perdana AXIS
Seperti yang kamu tahu, peraturan daftar kartu perdana diterapkan oleh AXIS sebagai langkah untuk mendukung peraturan pemerintah. Pastinya, ada alasan jelas di balik peraturan registrasi kartu perdana itu. Berdasarkan keterangan yang diberikan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam jumpa pers, registrasi kartu perdana AXIS dibutuhkan banget untuk membantu membasmi penyebaran hoax atau berita bohong yang membuat gerah masyarakat.
Selain itu, registrasi kartu ini juga diharapkan dapat membantu menekan kasus-kasus penipuan yang marak terjadi dengan menggunakan media nomor smartphone. Nah, buat kamu yang bete dengan nomor iseng “papa minta pulsa” atau kabar-kabar hoax yang bikin jengah di Whatsapp, dukung dong langkah pemerintah buat membasmi itu semua dengan registrasi kartu AXISmu.
Tujuan lainnya yang membuat kamu wajib buat daftar kartu perdana adalah, untuk mempermudah terwujudnya National Single Identity. Apa sih National Single Identity itu? National Single Identity adalah sistem kependudukan yang baru-baru ini dicanangkan oleh pemerintah. Nantinya, data yang masuk akan terhubung dan tersinkronisasi secara langsung dengan database yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Alhasil, akan mempermudah pemerintah dalam melacak identitas pemilik kartu karena akan terhubung langsung dengan data kependudukannya. Kamu juga nggak bakal dihadapkan dengan keribetan saat mengurus akta atau dokumen kependudukan lainnya. Keren banget, kan?
Lakukan Daftar Kartu Perdana AXIS! Jika Nggak, Ini Akibatnya
Peraturan untuk daftar kartu perdana AXIS dan provider kartu seluler lainnya sudah mulai diberlakukan pada tanggal 31 Oktober 2017. Sedangkan untuk masa tenggat waktu, pemerintah mencanangkan tanggal 28 Februari 2018 sebagai deadline dari registrasi tersebut. Buat kamu yang nggak segera melakukan registrasi, maka sanksi berupa pemblokiran layanan dan nomor itu sendiri pun akan dilakukan secara bertahap. Bagi kamu yang membeli kartu perdana di luar tenggat waktu tersebut, tetap akan diminta untuk melakukan registrasi nomor perdana. Peraturan registrasi tetaplah sama, yaitu diwajibkan menggunakan NIK dan nomor KK. Kalau dalam tenggat waktu tertentu kamu nggak kunjung melakukan registrasi, maka nomor kamu pun terpaksa diblokir. Makanya, jangan tunda-tunda, ya! Toh ini demi kebaikan bersama.
Daftar Kartu Perdana AXIS Tanpa E-KTP? Ini Caranya
Untuk memasukkan nomor NIK, memang cara termudah adalah dengan melihat pada E-KTPmu. Tapi buat kamu yang nggak memiliki E-KTP tentunya mengalami kesulitan. Untungnya nggak adanya E-KTP bukan permasalahan yang besar. Karena kamu dapat tetap memasukkan nomor NIK dengan melihat pada Kartu Keluarga.
Demikianlah beberapa cara daftar kartu perdana AXIS yang dapat kamu lakukan. Yuk, lakukan registrasi kartu perdanamu sekarang juga!

Artikel Lainnya
Cookies Image

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda menelusuri situs kami, untuk merekomendasikan produk yang sesuai, dan untuk menampilkan iklan yang relevan. Untuk mengetahui lebih lanjut informasi terkait cookie, silakan merujuk pada kebijakan privasi kami.

Logo